Majelis Rijalul Ansor Kukar Terbentuk

Bagikan Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Salah satu lembaga otonom Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah terbentuk. Lembaga tersebut adalah Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor yang dibentuk di Sekretariat PC GP Ansor Kukar Jalan KH. Ahmad Muksin, Gg. 4, No. 10, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong pada Rabu lalu (12/11/2013).

Malam itu, Dedi Irawan terpilih menjadi ketua dan Mustakim sebagai Sekretaris. Program utama Majelis Rijalul Ansor, menurut Dedi Irawan, adalah untuk menggiatkan amaliah ahlussunah wal jama’ah di kalangan pemuda, di antaranya kegiatan yasinan, tahlilan dan istigotsah yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu sekali.

Program lainnya adalah bidang dakwah, yakni dengan membuat Buletin Jum’at Rijalul Ansor yang diterbitkan setiap Hari Jum’at. “Minggu ini juga, kegiatan Yasinan dan Buletin Dakwah harus sudah terlaksana,” kata Dedi Irawan di hadapan rekan-rekannya yang menjadi pengurus Rijalul Ansor pada malam pembentukan saat itu.

Suasana rapat pembentukan Majelis Rijalul Ansor

Suasana rapat pembentukan Majelis Rijalul Ansor

Majelis Rijalul Ansor, kata Dedi, selain berupaya menggalakkan kegiatan-kegiatan bernuansa religi, juga berusaha merekrut anggota sebanyak-banyaknya dari kalangan pemuda. “Kami berharap dengan organisasi ini, mampu mengarahkan kegiatan pemuda ke arah yang positi,” kata Dedi Irawan.

Sementara Hadi Purnomo, Ketua PC GP Ansor Kukar, mengemukakan bahwa Majelis Rijalul Ansor sudah lama dirumuskan pembentukkannya, namun baru bisa direalisasikan akhir tahun ini. “Ini karena kita baru memperoleh kader-kader militan yang benar-benar mampu menghidupkan organisasi, menjalankan kegiatan sesuai visi misinya secara konsisten,” kata Hadi Purnomo.

Kepada pengurus Majelis Rijalul Ansor, ia berpesan agar terus membuat terobosan kegiatan, sehingga bisa memberikan manfaat, baik untuk tujuan ukhrowi juga duniawi. “Salah satunya adalah terobosan membentuk departemen zakat, infak dan sedekah. Hasilnya dapat diarahkan untuk amal jariyah,” kata Hadi Purnomo. []

 


Bagikan Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply